|
Tertawa itu sehat! Bila anda ingin sehat maka tertawalah! Namun jangan lupa ajak teman minimal 1 orang, dan jangan nekad tertawa sendirian...
Sebagaimana prosesi reuni sweet 17th songotelu 2010 yang penuh gelak tawa dari nol koma nol detik awal pelaksanaan reuni sampai paripurnaning pasugatan generasi sego petjel mbalik kucing ke mBlitar, hampir bisa dipastikan meski tidak detail namun ingatan akan ulah sohib kita dari nJatinom hajejuluk Mpu Dhopir Jati Anom pada acara reuni tersebut benar-benar membuat hadirin terharu, trenyuh, tersentuh, sedikit risih, agak resah, lalu tersenyum getir, senyum pahit, senyum manis sampai senyum simpul bahkan tidak sedikit yang tersenyum geli campur isin. Namun kebanyakan para hadirin justru tertawa lebar wal ngakak!
Yah.. begitu sang pranata acara yakni Kang Budiono memberikan sedikit waktu dan tempat untuk Mpu Dhopir naek ke panggung kehormatan, tak pelak lagi beliau mulai bercerita tentang kisah si A, si B, si C dan seterusnya pada masa-masa SMA. Kadang ceritanya menusuk kalbu ketika beliau secara sengaja membeberkan realita adanya dulur-dulur songotelu yang telah dahulu meninggalkan kita, dan sebagian ceritanya bikin sedikit risih bila beliau mengungkit kejadian-kejadian yang maha tolol ketika masih duduk dibangku SMASA. Sampai pada dimana seluruh hadirin terpingkal-pingkal saat beliau memaparkan gita cinta SMA misalnya Si X cowok yang jatuh hati pada Si Y cewek dengan jurusan yang berbeda, namun Si Y ternyata sudah lama memendam rasa pada si Z cowok pujaan hatinya sejak SD, padahal si Z diam-diam sudah menjalin hubungan batin dengan cewek SMA tetangga, maka Kejarlah Daku Kau Ku Jitak selama 3 tahun.
 Diakhir penampilannya di atas panggung, beliau berkenan memimpin do'a. Awalnya lurus-lurus saja panjatan do'anya, lama-lama sedikit melenceng. Bukan maksudnya yang salah, tapi pilihan kalimatnya yang membuat para hadirin harus mengucap 'amin' sambil terkekeh-kekeh bahkan menundukkan kepala menahan tawa sambil memegang perutnya kikikikiki...
Enggak ada loe enggak rame.. Dhop!
|