|
Ditulis Oleh Shoim
|
|
Monday, 16 June 2008 |
 Wew... Gapura sederhana itu, menjadi saksi bisu di setiap langkahku menuju bangku kelas I. Memang sih, tidak semua siswa jaman itu melewatinya karena keberadaan kelas yang berbeda. Doeloenya juga tidak tahu dan tidak mau tahu bahwa bangunan itu menjadi sesuatu yang berjiwa dikala aku tatap 15 tahun kemudian. Seperti tatkala aku ambil gambarnya beberapa hari yang lalu, aneh, begitu kuarahkan camera kepadanya seolah mengingatkan bahwa dia tahu dan ingat kalau aku pernah melewatinya selama 1 tahun, senin sampai sabtu, min tanggal merah! ( dan bolos sekolah ). Dan mungkin juga akan sampeyan rasakan bila sampeyan sendiri berada disana, tidak hanya pada bangunan gapura itu saja, boleh jadi pada bangunan-bangunan lainnya, termasuk toilet hehhehehhe.....  Dan yang ini adalah semacam lorong, seakan sebagai perempatan jalan protokol dengan empat arah yang berbeda tujuan. Tidak jarang tempat ini sebagai tempat strategis untuk bikin semacam 'petung' rahasia kekekekek... Letaknya ada di sebelah barat ruang guru, sekaligus jalan utama menuju mushola dan aula SMASA. Tentunya masing-masing individu memiliki kenangan tersendiri terhadap tempat yang kalau diingat-ingat telah menemani kita juga, terutama dulur-dulur kita yang ambil jurusan IPS. Hal serupa yang aku rasakan ketika mengambil gambar tempat itu, kebetulan seluruh siswa masuk kelas, jadi terlihat sepi, namun justru karena sepi itulah terlintas bayangan temen-temen 93 berlalu lalang di tempat itu ... duh kangen juga!
 Ketika berpindah tempat ke ruang Tata Usaha, untuk menemui siapa pun yang mungkin ada disana, sambil melihat-lihat bangunan yang dulu tidak pernah aku pedulikan. Alhamdulilah aku bertemu dengan beberapa guru yang dulu pernah menorehkan warna di jiwaku, salah satunya Ibu Djuariyah, doeloe Wali kelas III fisika 1, Ibu Endang Nur Rochmi, Pak Hadji, Pak Didik RH serta beberapa lainnya. Dan syukur banget beliau-belaiu berkenan aku minta foto, meski aku harus turun hampir terjatuh ke taman agar bisa mengambil foto beliau-belaiu hehehheheh... Foto ini pernah di ambil beberapa alumni dan pernah diupload ulang melalui multiply, rasanya ikut senang ada orang lain yang ikut mempublikasikan betapa keberadaan beliau-beliau tidak pernah tergantikan oleh masa. Sayang file aslinya belum aku ketemukan, lupa naruhnya di komputer yang mana hehehhehehe... Selamat mengenang jaman semono sambil senyam-senyum sendiri, syukur kalau mau mengajak senyum bareng keluarga!
|